Inilah contoh briefing keselamatan kerja dan ulasan lain yang masih berkaitan dengan topik contoh briefing keselamatan kerja untuk Anda.


Anda yang mencari tahu tentang contoh briefing keselamatan kerja bisa membaca artikel berikut ini dengan seksama. Semoga bermanfaat.


…mum dll. c.Lingkungan kerja adalah lingkungan yang terdekat dari seorang pekerja. Contoh: Seorang yang bekerja di bagian instalasi radiologi ( Kamar X Ray, kamar gelab, kedokteran, nuklir dan lain-lain). 2.Program Kesehatan dan Keselamatan kerja di rumah sakit (K3RS) program K3 di rumah sakit (K3RS) bertujuan untuk melindungi Kesehatan dan Keselamatan kerja serta meningkatkan produktifitas tenaga kerja, melindungi keselamatan pasien, pengunjung da…

 

…apai tujuan yang telah ditetapkan. Defenisi Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) seperti yang didefenisikan dalam peraturan mentri tenaga kerja 05/MEN/1996 adalah bagian dari Sistem Manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi perkembangan, penerapan, pencapaian, pengk…

 

…egah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja di tempat kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja harus diterapkan dan dilaksanakan di tempat kerja. Tempat kerja adalah setiap tempat yang di dalamnya terdapat tiga unsur, yaitu adanya suatu usaha, baik itu usaha yang bersifat ekonomis maupun usaha sosial. Adanya potensi bahaya di tempat tersebut, baik yang berkaitan dengan lingkungan, proses kerja, alat maupun material kerja. Dan ad…

…pokok yang memuat aturan-aturan dasar dan ketentuan-ketentuan umum tentang keselamatan kerja dalam segala tempat kerja, baik darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air, maupun di udara yang berada di wilayah Negara RI ( pasal 2 ). Sementara itu perumusan ruang lingkup dalam undang-undang ini ditentukan atas dasar 3 hal yaitu: 1)Tempat dimana dilakukan pekerjaan bagi sesuatu usaha. 2)Adanya tenaga kerja yang bekerja dan 3)Adanya bahaya d…

kerja ( seperti : lay out atau tata letak ruang, kebersihan , intensitas penerangan, suhu, kelembaban, kebisingan, vibrasi, ventilasi dll). Yang mungkin dapat mempengaruhi kenyamanan, kesehatan dan keselamatan pekerja. 5)Organisasi Kerja. Perilaku manajemen keselamatan kerja kedepan merupakan variable yang sangat penting di dalam pengembangan program keselamatan kerja ditempat kerja.struktur organisasi yang mempromosikan kerjasama antara pekerja

…nnya, landasan tempat kerja dan lingkungannya, serta cara-cara melakukan pekerjaan. Keselamatan Kerja atau occupational Safety, dalam istilah sehari-hari sering disebut dengan safety saja, oleh American Society of Safety Engineers ( ASSE ) diartikan sebagai bidang kegiatan yang ditujukan untuk mencegah semua jenis kecelakaan yang ada kaitannya dengan lingkungan dan situasi kerja. Sedangkan secara filosofi diartikan sebagai suatu pemikiran dan upay…

…cara bagaimana orang-orang terpapar bahan-bahan berbahaya pada pekerjaan-pekerjaan khusus yang dikerjakannya. Tentukan apakah kelihatannya merugikan kesehatan seseorang. Bernafas didalam uap, asap, debu Apakah informasi dari produsen mengatakan ada resiko menghirup bahan-bahan tersebut? Apakah bahan-bahan tersebut digunakan dalam jumlah besar? apakah pekerjaan dilakukan dengan cara berdampak kontaminasi berat terhadap udara, misalnya dengan sempro…

kerja, konsumen maupun masyarakat umum. 3)Mampu memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan bagi mereka yang kesehatannya terganggu akibat pekerjaan, lingkungan kerja atau hasil produksi….

…am penyesuaian diri baik fisik maupun mental, terutama dalam penyesuaian pekerjaan tenaga kerja. b.Melindungi tenaga kerja terhadap setiap gangguan kesehatan yang timbul dari pekerjaan atau lingkungan kerja. c.Meningkatkan kesehatan d.Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kerja yang menderita sakit. Jadi tujuan utama kesehatan kerja (Soekidjo N. 1997) adalah : -Pencegahan dan pemberantasan penyakit dan kecelakaan akiba…

…litasi. 3)Melakukan evaluasi medis terhadap tenaga kerja setelah kembali bekerja. 4)Bekerja sama dengan dokter yang merawat/mengobati. Pemerintah : 1)Mengeluarkan ketentuan/kebijaksanaan yang berkaitan dengan rehabilitasi dalam rangka melindungi tenaga kerja. 2)Mengawasi ditaatinya pelaksanaan peraturan yang berkaitan. 3)Mendukung setiap langkah yang dilakukan oleh perusahaan dalam proses rehabilitasi dan mengupayakan kemudahan dalam koordinasi pe…

…terhadap pekerjaan lainnya di lokasi. Penjelasan ketentuan tentang metoda keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan berikut penilaiannya akan sangat membantu. Ketentuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan menggunakan diagram-diagram pada umumnya paling mudah untuk bisa dimengerti. • tentukan peralatan berat apa yang akan di butuhkan dan periksa kondisinya, memenuhi syarat atau tidak. • pertimbangkan kebutuhan akan pendidikan bagi pek…

…ilakukan perlindungan untuk mencegah pemaparan asbes, atau meminimalkan. Pekerjaan seperti tukang pipa, petugas listrik dan petugaspemanasan mungkin tidak menyadari kalau mereka bekerja dengan asbes saat secara regular melakukan pengeboran, pemotongan dan penanganan bahan yang mengandung asbes. Oleh karena itu perlu dilindungi. Secara umum, semakin lunak bahan akan semakin mudah rusak dan lebih mudah untuk melepaskan seratnya saat dikerjakan. Sema…

Kotak P3K di tempat Kerja 1)Apabila tempat kerja dengan unit kerja berjarak 500 meter atau lebih masing-masing unit kerja harus menyediakan kotak P3K sesuai jumlah tenaga kerja. 2)Apabila tempat kerja pada lantai yang berbeda di gedung bertingkat, maka masing-masing unit kerja harus menyediakan kotak P3K sesuai jumlah tenaga kerja. 1 kotak B setara dengan 2 kotak A. 1 kotak C setara dengan 2 kotak B Penyakit akibat kerja Kemajuan tekhnologi, peng…

…ondisi ekonomi yang berat sering secara tidak langsung memaksa para tenaga kerja, bekerja dalam kondisi tempat kerja kurang aman. 5.Akibat kecelakaan Akibat dari kecelakaan dapat dibagi menjadi : a.Terhadap manusia 1.Rasa sakit dan trauma 2.Kematian 3.Cacat karena tidak berfungsinya sebagian anggota badan 4.Menurunnya penghasilan 5.Kesedihan bagi kerabat b.Terhadap perusahaan 1.Merusaknya peralatan mesin dan bahan baku 2.Menurunnya produksi 3.Hila…

…ipantau dan selalu dievaluasi secara terus menerus. System manajemen aspek keselamatan dan kesehatan kerja, hygiene perusahaan dan ergonomic pada setiap kegiatan operasional, senantiasa memerlukan penerapan tata rumah tangga yang baik (good house keeping) melalui dukungan dan kerja sama semua pihak terkait, seperti pihak manajemen, pekerja dan para professional dibidangnya masing-masing. Dalam peraturan Menteri Perburuhan No.7 tahun 1964 tentang s…