Mengapa Kesehatan itu Mahal?


Kalau anda sedang dalam kondisi kurang sehat atau bahkan sakit maka pernyataan di atas memanglah sangat benar, bagaimana tidak bila untuk bisa mengakses pelayanan dokter umum saja rata-rata anda harus mengeluarkan kocek sebesar 50 ribu rupiah belum lagi harga obat yang diresepkan oleh sang dokter relatif sangat tinggi karena biasanya dokter memberikan resep obat-obat bermerk yang harganya dapat mencapai 5 hingga 20 kali lebih mahal dari obat generiknya (obat tanpa merk dagang namun berkhasiat sama persis dengan yang bermerk dagang).

Lain halnya bila anda sekarang ini sedang dalam kondisi sehat dan bugar maka tidak ada kata mahal untuk menjadi lebih sehat. Kesehatan anda sangat ditentukan oleh dua faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor rohani dan jasmani. Banyak cara yang murah meriah untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan kondisi kesehatan kita yang sudah baik menjadi lebih baik lagi, salah satunya adalah dengan rutin berolahraga paling tidak 10-15 menit/hari dan jika memungkinkan lakukanlah latihan hingga badan anda basah dengan keringat paling tidak 3x dalam seminggu. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan pentingnya exercise atau olahraga bagi kesehatan jantung manusia sebagai organ pusat yang berfungsi mengedarkan darah yang membawa oksigen dan semua nutrisi dari makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anda.

 
BACA JUGA:  4 Tingkatan Keperawatan Keluarga

Jantung anda adalah sebuah keajaiban Tuhan yang luar biasa dan sangat pantas untuk anda jaga sebagai bentuk rasa bersyukur anda kepada-Nya dan tentu saja sebagai bentuk rasa cinta anda terhadap diri anda sendiri. Selain berolahraga juga dibutuhkan sedikit rasa peduli dan kehati-hatian dalam memilih makanan sebagai “bahan bakar” yang selalu menjaga anda tetap enerjik dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Kurangilah makanan yang mengandung kolesterol yang cukup tinggi seperti daging ayam dan sapi yang diolah dengan cara digoreng atau dibakar, cukup sekitar dua atau tiga kali saja seminggu anda konsumsi dan selebihnya anda dapat beralih ke makanan yang tinggi protein namun berkolesterol rendah seperti ikan, tempe, maupun tahu. Selain itu jangan lupa untuk senantiasa memasukkan sayuran dalam menu anda setiap hari karena dapat membantu anda dalam memperlancar buang air besar, sehingga diharapkan dapat membantu proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna atau bahkan beracun bagi tubuh anda.


Nah selain olahraga dan makanan yang sehat, jangan lupa untuk meluangkan waktu anda sebisa mungkin untuk dapat beristirahat dengan cukup karena tidak sedikit penyakit yang datang akibat kurangnya waktu anda dalam beristirahat karena terlalu sibuknya anda dengan pekerjaan atau hal-hal penting lainnya. Istirahat yang sangat penting untuk anda tentu saja dalam bentuk istirahat total atau tidur, maka bersyukurlah bila anda termasuk orang-orang yang tidak memiliki gangguan untuk tidur karena tidur merupakan hal yang mutlak sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dalam keadaan tidur tubuh anda secara aktif bekerja memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak atau memproduksi kembali sel-sel yang mati ketika anda beraktifitas.

BACA JUGA:  Konsep Sehat Sakit Menurut Budaya Masyarakat

Seperti yang sudah anda baca di awal paragraph kedua di atas, bahwa selain faktor jasmani yang sudah anda baca di beberapa paragaraf di atas ternyata ada faktor lain yang sangat berhubungan dengan kondisi kesehatan anda yaitu kondisi keruhanian atau jiwa anda. Anda adalah makhluk yang paling sempurna dalam penciptaan segala makhluk di dunia ini karena anda adalah seorang manusia yang lengkap dengan akal dan jiwa dan tidak semua makhluk diberi anugerah seperti anda, mungkin itulah yang menyebabkan anda harus senantiasa menjaga kondisi akal dan jiwa dalam keadaan selalu sehat. Mungkin anda bertanya-tanya seperti apa akal dan jiwa yang sehat itu?, akal dan jiwa yang sehat adalah akal dan jiwa yang selalu memberikan anda motivasi, selalu membuat anda berpikir positif, dan tentunya selalu membawa anda untuk dekat dengan Sang Pencipta.

BACA JUGA:  Memahami Paradigma Keperawatan

Banyak pula orang yang mengatakan bahwa kesehatan jiwa merupakan inti dari kesehatan manusia. Anda dapat mempercayai pendapat itu karena sudah banyak fenomena yang membuktikan hal tersebut, ada pasien dengan penyakit terminal (tinggal menunggu waktu meninggal) yaitu kanker payudara stadium 4 yang divonis dokter akan meninggal dunia 2 bulan lagi ternyata dapat bertahan hingga dua tahun dan ketika ditanya pengobatan apa yang dilakukan, dengan ringan pasien itu menjawab “saya hanya berusaha mengobati jiwa saya yang selama ini selalu takut dengan kematian karena waktu itu saya harus mengahadapi kenyataan bahwa kurang lebih hidup saya tinggal 2 bulan lagi, namun ternyata Tuhan berkehendak lain.” Sekarang anda dapat menilai sendiri apa yang dapat anda lakukan untuk tetap sehat di tengah-tengah himpitan ekonomi dan sosial yang mendera negara kita seiring dengan naiknya harga BBM dan semakin melambungnya harga-harga sembako.